Asma adalah suatu keadaan di mana terjadi gangguan pada saluran nafas, yaitu mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan penyempitan ini bersifat sementara.
Penderita asma mempunyai saluran udara yang sensitif dalam paru-parunya. Sewaktu terkena penyebab tertentu, saluran udara semakin sempit dan akibatnya sulit untuk bernapas.
Penyakit asma paling banyak terjadi pada anak dan berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Alergi dapat menyerang semua organ dan fungsi tubuh tanpa terkecuali. Disamping itu banyak permasalahan kesehatan lain yang menyertai berupa gangguan organ tubuh lain, gangguan perilaku dan permasalahan kesehatan lainnya
Bagaimanakah Gejala Penyakit Asma?
- Desah – bunyi tinggi menciut-ciut atau meniup sewaktu bernapas
- Dada terasa sakit tertekan
- Sesak nafas
- Batuk
- Pilek dan flu pada anak-anak
- Gerak badan (dapat dikurangi)
- Serbuk sari, jamur atau rumput
- Bulu binatang dan ketombe (sisik kulit)
- Tungau
- Asap rokok
- Perubahan suhu udara dan cuaca
- Obat tertentu (mis. aspirin dan beberapa jenis obat tekanan darah)
- Bahan kimia, bau kuat dan semprot aerosol tertentu (mis. minyak wangi)
- Makanan, bahan pengawet, penambah rasa dan warna tertentu
- Pekerjaan tertentu
- Perasaan tertentu (mis. stres)
- Karena transfer advance mampu menenangkan sistem imun yan terlalu aktif
- Mendidik sistem imun untuk mengenali mana yang merupakan musuh tubuh dan mana yang merupakan sel baik.
- Transsfer factor advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya & daya tahan tubuh hingga 283 % .
- Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri& sebagainya. Informasi yang terkandung di dalam Transfer factor advance merangsang tentara-tentara sistem imum untuk menyerang segala musuh-musuhnya : kuman, virus, jamur, parasit, bakteri, sel-sel rusak dan sel kanker
- Untuk pencegahan dapat menggunakan dosis botol yaitu 2 x 1 sehari
- Untuk pengobatan/terapi dapat menggunakan 2 x2 atau 2 x 3 sehari
Pengalaman Penderita Asma Setelah Konsumsi Transfer Factor
Umur saya 55 tahun, saya dulu mengkonsumsi obat dokter setiap malam karena asma yang saya derita. Kemudian seorang kerabat memperkenalkan saya pada transfer factor. Saya mengkonsumsi transfer factor advance, setelah dua bulan konsumsi asma saya hilang. Tubuh saya terasa lebih kuat setelah saya sembuh dari penyakit asam saya…Bapak Bustami-Kalimantan Timur
No comments:
Post a Comment